Minggu, 22 Februari 2015

Contoh Esai : Keidentikan Musik Metal dengan Satanisme

Pada masa ini, musik bukanlah hal yang asing dalam masyarakat. Berbagai kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lanjut usia gemar mendengarkan musik. Bukan hanya sebagai hiburan semata, musik juga sering digunakan sebagai sarana pendidikan, adat, ungkapan perasaan, kritik, protes, dan sebagainya. Musik memang tak lepas dari kehidupan manusia. Namun bagaimana dengan musik metal, punk, hardcore, dan musik cadas lainnya? Benarkah musik metal digunakan sebagai sarana pemujaan bagi penganut satanisme?

Musik metal awalnya hanya Heavy Metal, kemudian berkembang menjadi beberapa sub-genre diantaranya Death Metal, Black Metal, Trash Metal, Progressive Metal, dan lain-lain. Musisi metal memang identik berpenampilan seram dengan atribut-atribut tengkorak dan sebagainya. Sebagian dari mereka memang benar-benar penganut satanisme dan menuangkan kalimat pemujaan dalam lirik lagu. Banyak juga yang menggunakan lambang kepala kambing atau pentagram yang diyakini sebagai lambang setan sebagai lambang grup band mereka. Namun tak sedikit pula musisi metal yang berpengang teguh dengan agama masing-masing bahkan justru sangat menentang ajaran satanisme. Memang sulit dipercaya bagi kita yang sudah terlanjur mengecap bahwa metal adalah aliran sesat, namun faktanya memang banyak musisi metal yang tidak menganut satanisme. Di Indonesia saja contohnya, ada band metal yang secara terang-terangan menentang ajaran satanisme dalam lirik lagunya, yaitu Tengkorak Band.

Musik metal dikenal dengan musik yang berisik dan keras. Tanpa kita sadari, musik metal juga memiliki beberapa manfaat. Musik metal dapat mengingatkan kita pada kematian, seperti yang ada pada lirik dalam lagu berjudul Bendera Kuning milik Betrayer grup band beraliran Trash Metal dari Indonesia. Selain itu metal juga mengingatkan kita bahwa manusia tidak ada apa-apanya. Lirik-lirik dalam musik metal biasanya juga berisi tentang kritik dan sindiran, seperti pada band-band yang beraliran Trash Metal. Musik metal memang sering menjadi kontroversi, banyak yang menentang musik metal karena dianggap dapat menjerumuskan ke dalam kesesatan. Faktanya, banyak anak muda yang terjerumus untuk melakukan pemujaan yang berlebihan terhadap idolanya. Namun seiring perkembangan zaman, anak muda zaman sekarang mampu membedakan mana yang baik dan yang buruk. Sebenarnya bukan hanya musik metal yang dapat menjerumuskan kita pada perbuatan yang buruk. Musik pop sekalipun yang liriknya berisi tentang pemujaan berlebihan terhadap lawan jenis, bukankah hal tersebut juga termasuk pembodohan dan  meracuni pikiran anak muda?

Pada intinya, menyukai sesuatu itu diperbolehkan asalkan tidak berlebihan dan tidak menjerumuskan kita kepada perbuatan buruk. Walaupun musik metal adalah musik yang keras dan cadas, tetapi tidak selamanya musik metal harus dipandang sebelah mata. Inilah saatnya bagi kita untuk mengubah pandangan bahwa tidak semua musik metal identik dengan satanisme.

0 komentar:

Poskan Komentar